Bukit Asam Tanam 160 Bibit Terumbu Karang di Perairan Pahawang

BACA JUGA: Keturunan ‘Wong Kito’ dari Lombok Cari Silsilah Keluarga, Temui Sultan Palembang Darussalam

Pihaknya bersama LUC, menurut Arsal, menggunakan bibit terumbu karang hasil persemaian yang mereka lakukan tahun sebelumnya. Arsan  menambahkan, ada juga bibit terumbu karang yang PTBA beli dari masyarakat sekitar lokasi.

Sebelum menanam bibit terumbu karang, lanjut Arsal, pihaknya menyediakan media atau rak. Kemudian bibit terumbu karang mereka tanam dan ikat di rak itu, agar tidak hanyut saat  gelombang ombak laut datang menerpa. Selanjutnya, rak itu mereka tenggelamkan di beberapa titik di perairan sekitar Pulau Pahawang.

BACA JUGA: Beasiswa Bidiksiba PTBA Bantu Anak Petani Muara Enim Gapai Cita-cita

Arsal mengakui, konservasi terumbu karang perlu terus dilakukan untuk menjaga keanekaragaman hayati bawah laut. Karena selain bisa menjadi media tempat ikan-ikan berkumpul, terumbu karang juga membantu penyerapan karbon dioksida (CO2)

Sehingga terumbu karang punya manfaat banyak, selain bermanfaat pada sektor pariwisata, masyarakat sekitar juga untung karena perekonomian mereka ikut tergerak.

BACA JUGA: Teken Piagam Koalisi, 3 Parpol Beri Anies PR

Arsal mengakui, konservasi terumbu karang di Perairan Pulau Pahawang Lampung merupakan wujud komitmen PTBA untuk melakukan dekarbonisasi.

Sustainability Development Goals

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *