Setelah menemukan minimal lima kemungkinan solusi, ajak anak mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan setiap pilihan. Kemudian, dorong mereka memilih opsi yang dianggap paling baik.
Ketika anak melakukan kesalahan, diskusikan tindakan alternatif yang bisa mereka lakukan. Bantu pula anak memikirkan langkah untuk memperbaiki masalah yang masih ada.
Alih-alih menyelesaikan masalah untuk anak, orang tua sebaiknya berperan sebagai pembimbing. Dengan begitu, anak mendapat kesempatan belajar mempertimbangkan pilihan dan menghadapi kesulitan.













