Mulai dari pemesanan, pembaruan stok secara real-time, hingga pengiriman produk ke pelanggan melalui logistik terintegrasi.
Dengan dukungan Virtual Bundling, sistem ini juga mengelola stok antara produk single dan bundle secara otomatis, sekaligus mengintegrasikan stok dari berbagai marketplace ke dalam satu dashboard terpadu.
Stok akan otomatis teralokasi ke tiap marketplace berdasarkan jumlah pesanan, memastikan pengelolaan yang efisien dan meminimalkan risiko kelebihan atau kekurangan stok.
Semua ini memungkinkan brand untuk memonitor ketersediaan produk secara real-time sambil menekan biaya operasional.
Selain itu, Compas.co.id juga dilengkapi dengan fitur Advanced CRM Analysis with Marketplace Masking memungkinkan brand sebagai user dapat memahami dan menganalisis perilaku konsumen meskipun data pelanggan di marketplace bersifat anonim.
Teknologi ini menggabungkan agregasi data dengan analisis pola, membantu klien menciptakan strategi retensi pelanggan yang efektif, meningkatkan loyalitas, dan memperkuat hubungan dengan konsumen tanpa melanggar kebijakan privasi marketplace.
Dalam dua tahun terakhir masih kata Narendrata, Compas.co.id telah berupaya memadukan e-commerce market insight dengan layanan e-commerce enabler.
“Selama pengembangannya, kami bekerja sama secara eksklusif dengan brand tertentu, brand yang menjadi klien kami dan menggunakan layanan e-commerce enabler ini secara konsisten berhasil memberikan layanan terbaik kepada pelanggan, yang tercermin dari rating toko yang sangat baik serta peningkatan penjualan yang terus berkelanjutan,” jelasnya.
BACA JUGA: Lazada dan Peak3 Bentuk Usaha Patungan Baru dalam Bidang Asuransi Digital di Asia Tenggara
BACA JUGA: 5 Komitmen Nyata BRI Dorong Peningkatan Kualitas dan Daya Saing UMKM







