Kemudian, roda belakang dapat berbelok hingga 10 derajat. Fitur tersebut membuat radius putar hanya 4,58 meter.
Dengan demikian, SUV berukuran besar ini tetap lincah saat berada di tempat sempit atau ketika parkir.
4. Teknologi DiPilot 300 dan Sistem Keamanan
Denza N8L EV membawa sistem bantuan berkendara canggih DiPilot 300 atau God’s Eye B. Sistem ini didukung perangkat sensor yang sangat lengkap.
BACA JUGA : Yamaha Gear eV: Skuter Listrik Baterai Tukar untuk Bisnis & Logistik!
BACA JUGA : Changan Nevo Q05 Resmi Meluncur di GIIAS 2026, SUV Listrik Rp300 Jutaan, Jarak Tempuh Tembus 462 Km!
Konfigurasinya terdiri dari 1 unit LiDAR presisi tinggi, 5 radar gelombang milimeter, dan 12 radar ultrasonik. Selain itu, tersedia 12 kamera pengawas di sekeliling bodi.
Teknologinya mendukung bantuan berkendara di jalan raya maupun perkotaan. Sistem tersebut juga menawarkan parkir otomatis yang presisi dan penghindaran rintangan mendadak.
5. Harga, Pesaing, dan Kinerja Penjualan Denza
Harga resmi varian listrik murni ini belum diumumkan. Sebagai gambaran, varian hibrida sebelumnya dijual mulai 299.800 yuan atau sekitar Rp787 juta.
BACA JUGA : Changan Deepal S05, Pre Booking Tembus 300 Unit, Banyak Peminat Listrik Murni!
BACA JUGA : Intip Interior Chery-JLR Freelander 8: SUV Mewah dengan Layar 8K dan Teknologi Huawei!
Sementara itu, varian pengisian cepatnya mencapai 319.800 yuan atau sekitar Rp840 juta.
Untuk pesaing utama, Denza N8L EV menghadapi Nio ES8 dengan baterai 102 kWh. Ada pula Aito M9 EV yang menggunakan baterai 100 kWh.
Dengan kapasitas 130,15 kWh, baterai N8L terlihat lebih besar sekitar 28–30 persen dibandingkan keduanya.







