TUJUANSATU.COM – Pasar kendaraan berteknologi ramah lingkungan di Indonesia kembali disuguhi kehadiran produk yang sangat dinantikan, yaitu DFSK E5 Plus.
Mobil jenis Hibrida Colok atau PHEV ini kini telah resmi memasuki tahap produksi secara dalam negeri dengan sistem CKD yang berlangsung di fasilitas pabrik modern milik DFSK yang berlokasi di Cikande, Banten.
Menjelang peluncuran resminya yang akan digelar secara megah di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 pada akhir bulan Juli ini, antusiasme masyarakat terlihat sangat luar biasa tinggi, jumlah pemesanan yang
masuk bahkan telah menembus angka lebih dari 1.100 unit dalam waktu yang relatif singkat.
Mobil ini hadir membawa penyempurnaan teknologi yang lebih canggih sekaligus menawarkan nilai ekonomis yang jauh lebih terjangkau jika dibandingkan dengan pesaing sejenis yang berasal dari negara maju seperti Jepang maupun Eropa.
BACA JUGA : Honda Super-ONE, Debut Perdana di GIIAS 2026, Menandai Awal Era Mobil Listrik Murni Honda di Indonesia!
Produksi Lokal dan Persaingan Harga yang Menarik
Proses perakitan berjalan dengan sangat lancar dan tertib, di mana 10 unit pertama hasil buatan tangan anak bangsa telah selesai disiapkan dengan standar kualitas yang ketat.
Pengiriman kepada para pemesan akan dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kelengkapan administrasi pembelian, baik bagi yang memilih cara pembayaran tunai maupun melalui sistem pembiayaan kredit yang semakin
beragam.
DFSK E5 Plus diposisikan untuk bersaing langsung dengan model‑model ternama yang sudah lebih dulu hadir, seperti Chery Tiggo 8 CSH dan Lepas L8 PHEV.
BACA JUGA : VinFast VF 2: Mobil Listrik Penantang Wuling Air EV dengan Harga Terjangkau!
BACA JUGA : Daftar Harga OTR Mobil Chery Juli 2026, Pilihan Lengkap untuk Segala Kebutuhan!
Sebagai gambaran gambaran harga yang ada saat ini, Chery Tiggo 8 CSH dibanderol mulai dari Rp 439,9 juta hingga mencapai Rp 559 juta untuk varian tertingginya, sedangkan Lepas L8 PHEV dijual mulai kisaran Rp 589 jutaan.







