TUJUANSATU.COM-Desa Lesung Batu berada di Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), berjarak sekitar 40 km dari Kota Lahat atau dapat ditempuh sekitar satu jam tiga puluh menit dengan menggunakan kendaraan.
Menariknya terdapat Situs Megalit Lesung Batu, terdiri dari Batu Lumpang yang memiliki lubang tiga, ads satu lumpang yang berlubang satu, satu menhir yang dekat dengan Lumpang, dan 2 menhir lainnya agak jauh dan bentuknya berbeda.
Anggota Trantib Desa Lesung Batu, Senuling dan Aspariansi mengemukakan, untuk menuju ke lokasi Situs Megalit Lesung Batu, berada diatas perbukitan dikelilingi pemandangan indah dan perkebunan kopi seluas sekitar satu hektar.
Menurut Aspariansi mereka sejak kecil sudah mengetahui lokasi situs megalit lesung batu ini.
BACA JUGA:Bikin Tamu Terpesona! Kombinasi Warna Lembut yang Wajib Dicoba di Terasmu
BACA JUGA:Sejarah Makanan Ramen Panjang dan Penuh Kenangan
“Kami tak banyak tahu tentang cerita-cerita lampau, tapi menurut nenek kami lokasi ini merupakan dusun lama yang kami jaga,” terangnya, belum lama ini.
Menurut Van der Hoop dalam bukunya Meghalitic Remain In South Sumatera, yang terbit sekitar 1930.
Van Der Hoop menyebut nama Lesoengbatoe, adalah nama dusun yang berada diatas bukit tak jauh dari Semendoh (Semendo), di sana ada mortar (lumpang).
Lumpang batu adalah batuan andesit yang dibuat mempunyai permukaan datar dan dipahatkan lubang antara 1-6 buah.
BACA JUGA:Wisata Sejarah yang Bikin Takjub: Eksplorasi Istana Ratu Boko di Yogyakarta
BACA JUGA:NGERI! 4 Hal Horor Ini Sering Dialami Orang Ketika Tinggal di Rumah Baru yang Berhantu
Permukaan lumpang biasanya diberi bingkai/pelipit sebagai pembatas antara lubang yang satu dan lubang lainnya.
Lubang lumpang batu umumnya bulat dan bergaris tengah antara 15-25 cm dan kedalaman lubang 10-15 cm.
Diduga dahulu fungsinya untuk menumbuk biji-bijian atau padi dan fungsi religi yang berkaitan dengan magis religius sebagai sarana upacara pemujaan dan kematian.







