TANJUNG ENIM, TUJUANSATU. COM – PT Bukit Asam tingkatkan kapasitas angkutan batu bara
Hal itu dilakukan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dalam rangka mempercepat monetisasi cadangan batu bara.
Dengan cadangan batu bara sebesar 2,98 miliar ton dan sumber daya 5,81 miliar ton, PTBA merupakan salah satu pengelola kekayaan batu bara terbesar di Indonesia.
Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Arsal Ismail mengatakan, peningkatan kapasitas angkutan merupakan langkah strategis untuk mendukung kinerja Perusahaan.
BACA JUGA: Pertahankan Kinerja Positif, Bukit Asam (PTBA) Perkuat Efisiensi
BACA JUGA: Jaga Lingkungan, Bukit Asam (PTBA) Ajak Masyarakat Bersih-bersih Sungai Enim
“Peningkatan kapasitas angkutan merupakan salah satu upaya PTBA untuk menjaga ketahanan energi nasional, menghadirkan energi tanpa henti untuk negeri,” kata Arsal.
Pada 2024, PTBA menargetkan produksi batu bara sebesar 41,3 juta ton, penjualan 43,1 juta ton, serta angkutan 33,7 juta ton.
Guna memenuhi target tersebut, PTBA menjalin kerja sama dengan PT Swarnadwipa Dermaga Jaya (SDJ), anak perusahaan PT Titan Infra Energy Group yang bergerak di bidang jasa pelabuhan muat batu bara.
Melalui kerja sama itu, SDJ akan menyediakan jasa logistik untuk pengangkutan batu bara dari Pelabuhan Muat Sungai Musi sampai ke mother vessel di Pelabuhan Tanjung Kampeh.
BACA JUGA: Berdayakan Masyarakat Desa Embawang, Bukit Asam (PTBA) Dukung Budidaya Lebah Madu
BACA JUGA: Beasiswa Bidiksiba PTBA Bantu Anak Petani Muara Enim Gapai Cita-cita
Volume pengangkutan batu bara ditargetkan mencapai sekitar 2,5 juta ton pada tahun ini.
“Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan realisasi pengangkutan dan penjualan batu bara PTBA, sehingga secara langsung dapat memberikan nilai tambah kepada perusahaan,” ujar Arsal.













