TUJUAN SATU.COM- Saat buka puasa Ramadan, gorengan menjadi menu takjil yang populer.
Padahal makanan ini bukan pilihan yang tepat saat buka puasa ketika perut dalam keadaan kosong setelah seharian berpuasa.
Makanan yang digoreng memang terasa gurih dan renyah di mulut, namun sayangnya makanan ini lebih baik tidak dimakan ketika berbuka puasa.
Hanya saja menyantap gorengan saat berbuka puasa masih diperbolehkan tapi harus memperhatikan jumlah porsi yang dikonsumsi karena terkait dengan bahaya dari makanan berminyak saat buka puasa.
BACA JUGA: Tak Perlu Mahal! 7 Buah Favorit Ini Cocok Jadi Menu Buka Puasa
BACA JUGA: Sering Dianggap Sama, Ini 3 Perbedaan Face Mist dan Setting Spray
Jika mengonsumsi gorengan dalam jumlah banyak saat buka puasa justru memaksa lambung untuk langsung bekerja dengan keras.
Padahal lampung yang kosong selama puasa seharian lebih baik diisi secara bertahap dengan tujuan sistem pencernaan tidak kaget dalam mencerna makanan.
Tak hanya itu saja, efek makan gorengan juga membuat tenggorokan kering selama puasa sehingga memerlukan hidrasi lebih dari asupan air.
Untuk itu dianjurkan ketika buka puasa lebih baik makan setelah makan kudapan seperti kurma, jus dan kue.
BACA JUGA: Sering Berkeringat tapi Mau Tetap Wangi? Cobain 5 Parfum Aquatic Pria Ini!
BACA JUGA: Tak Sekadar Indah, Ini Manfaat Batu Akik Giok yang Jarang Diketahui
Hasil riset juga mengungkap jika makanan berminyak mengandung lemak dalam jumlah tinggi.
Selain itu gorengan juga susah dicerna karena butuh waktu lama di dalam perut, alhasil bisa membuat perut kembung, mual dan sakit perut.
Sehingga sangat disarankan tidak langsung makan gorengan tapi berbuka puasalah dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi.
