Petugas lapangan yang berjumlah 50 orang disiagakan untuk membantu pengunjung dalam proses registrasi melalui aplikasi IKNOW dan memastikan kenyamanan selama berada di area KIPP.
Direktur Data dan Kecerdasan Buatan Otorita IKN, Adhiguna Mahendra, menyampaikan bahwa aplikasi IKNOW menjadi alat utama untuk pendaftaran kunjungan. “
BACA JUGA: TNI AD Bakal Bangun Kodam Khusus ‘Smart Defense’ di IKN
BACA JUGA: Jokowi Konfirmasi Pusat Latihan Timnas Indonesia Segera Dibangun di IKN
Tidak ada biaya yang dikenakan.
Semua proses dilakukan secara digital dan terbuka bagi siapa saja yang ingin melihat langsung IKN,” katanya.
Antusiasme untuk melihat langsung IKN tidak hanya muncul dari masyarakat lokal, namun juga pengunjung dari berbagai negara.
Salah satunya Thomas dari Australia mengatakan bahwa dia telah mengunjungi IKN beberapa kali, dan ia mengungkapkan bahwa pembangunan IKN sangat cepat dan perkembangannya pesat sehingga ingin menyaksikan perubahan pembangunan secara langsung.
BACA JUGA: Siap-siap! 751 Pejabat Kemenkeu Pindah ke IKN Nusantara Tahun Depan
BACA JUGA: Paus Fransiskus Wafat, Menhan dan Panglima TNI Sampaikan Duka Cita dari Beijing
Salah satu warga negara Jepang, Ikuma, menyampaikan kekagumannya terhadap pendekatan pembangunan hijau yang diterapkan di IKN.
“Ini kota yang minim polusi dan penuh ruang hijau. Sangat berbeda dari kota-kota besar di negara lain,” ujarnya.
Kesan positif juga datang dari pengunjung mancanegara lainnya. Duthu dan Rancon, warga negara Prancis yang turut mengunjungi KIPP, menyampaikan bahwa mereka awalnya tidak menyangka IKN terbuka untuk umum.
“Kami terkejut saat mengetahui bahwa publik bisa mengunjungi langsung proyek pembangunan ini.







