Jadi Pusat Rempah Dunia, Yuk Telusuri Kaitan Erat Antara Sungai Musi dan Batanghari Sembilan!

TUJUANSATU.COM-Ternyata Sungai Batanghari Sembilan di Jambi memiliki keterkatian dengan Sungai Musi Palembang. Disamping itu, disinyalir pada zaman dahulu kedua sungai ini merupakan pusat perdagangan rempah dunia.

Sungai Musi merupakan sungai terbesar di Palembang, Suamtera Selatan (Sumsel) yang telah membelah kota Palembang menjadi dua bagian.

Seberang Ulu, dan Seberang Ilir.

Sedangkan, untuk sebutan Batanghari Sembilan sendiri, memiliki banyak versinya.

BACA JUGA:Siapa Saja Juaranya? Cek Hasil iForte National Dance Competition 2026 Regional Palembang yang Pecahkan Rekor!

BACA JUGA:Bingung Cari Tempat Dinner Valentine di Palembang? Hotel Ini Tawarkan Promo Romantis Plus Hadiah Gratis

Batanghari Sembilan suatu istilah untuk menyebut sembilan buah sungai besar yang merupakan anak Sungai Musi, yakni: Klingi, Bliti, Lakitan, Rawas, Rupit, Lematang, Leko, Ogan, dan Komering.

Dilain pihak, ada pula konsep yang mengatakan istilah Batanghari Sembilan mengacu ke wilayah.

Seperti sebutan lain dari kawasan Sumatra Bagian Selatan (Sumsel, Jambi, Lampung, Bengkulu) yang memiliki sembilan sungai (batanghari) yang berukuran besar.

Yang pasti apapun itu, Batanghari Sembilan merupakan salah satu jejak jalur perdagangan rempah di Sumatera Selatan.

BACA JUGA:6 Kuliner Khas Manado yang Bikin Kamu Ketagihan

BACA JUGA:EKSTREM! Inilah Kuliner Ulat Sagu Papua yang Lezat

Perannya sebagai moda transportasi perdagangan rempah terjadi pada masa Kesultanan Palembang Darussalam (1659-1821).

Ketika tiba runtuhnya era kesultanan, diganti dengan penjajahan Belanda barulah wajah Batanghari 9 berubah.

Pada masa kolonial Belanda, aliran sungai, dan rawa banyak ditimbun untuk menciptakan infrastruktur kota yang modern.