TUJUAN SATU.COM – Memilih oli untuk motor matic harus sesuai dengan peruntukannya agar motor aman.
Ya, sekarang ini banyak sekali jenis motor seperti manual dan otomatis yang memiliki sistem yang berbeda.
Sehingga, dibutuhkan oli yang juga berbeda satu sama lain.
Pada motor manual biasanya memakai kopling basah, kopling terendam oleh oli.
BACA JUGA:Benarkah Mandi Malam Hari Jadi Penyebab Paru-Paru Basah? Simak Penjelasan Ini
BACA JUGA:Buka Puasa Asal Makan? Hati-Hati, 4 Dampak Ini Mengintai Tubuh
Sedangkan untuk motor matic memakai kopling kering.
Reza Ben Ungerer selaku Division Head B2C PT Pana Oil Indonesia menjelaskan, sebaiknya motor bertransmisi manual tidak menggunakan oli mesin yang memang dirancang khusus untuk motor transmisi otomatis.
“Oli motor yang dipakai untuk mesin otomatis memang dirancang khusus untuk motor kopling kering, jika digunakan di motor kopling basah (manual) akan mengalami selip,” ucapnya.
Lantas dilihat dari segi kekentalan ada perbedaan signifikan antara oli untuk motor kopling basah dan oli untuk motor matic.
BACA JUGA:Rumah Kosong Saat Mudik Lebaran? Lakukan Ini Agar Tidak Jadi Masalah!
BACA JUGA:Inilah 7 Tanaman Hias yang Bikin Kaya Raya
Oli untuk motor manual kekentalan olinya lebih tinggi dibandingkan oli motor matic.
Ini karena oli motor bertransmisi manual akan bekerja lebih keras untuk memastikan proses perpindahan gigi bisa dilakukan sesuai kondisi jalan.
Sedangkan oli motor matik akan lebih encer, sesuai fungsinya yang hanya memberikan perlindungan terhadap mesin saja










