Gejalanya bisa berupa pusing, gemetar, lemas, bahkan pandangan berkunang-kunang.
Langkah aman:
Berikan jeda 10–15 menit setelah makanan pembuka sebelum mengonsumsi makanan utama.
BACA JUGA: Napas Tak Sedap Saat Puasa? Coba 6 Cara Ampuh Ini, Dijamin Lebih Percaya Diri
BACA JUGA: Bisa Bikin Gula Darah Stabil? Ini 4 Manfaat Puasa bagi Diabetes
4. Membantu Penyerapan Nutrisi Lebih Optimal
Proses pencernaan yang terlalu dipaksa bekerja cepat membuat penyerapan nutrisi tidak berjalan maksimal.
Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan manfaat optimal dari makanan yang dikonsumsi.
Dengan berbuka secara bertahap, tubuh dapat mencerna dan menyerap zatgizi dengan lebih baik.
BACA JUGA: Bukan Sekadar Ibadah, Ini Bukti Puasa Bikin Paru-Paru Lebih Sehat
BACA JUGA: Traveling di Bulan Puasa? Lakukan 6 Cara Ini Agar Tetap Kuat Sampai Magrib
Pola ideal berbuka:
Air putih → kurma atau buah → sup ringan → makanan utama dalam porsi wajar.
Oke, dari penjelasan di atas diketahui, jika berbuka puasa bukan soal seberapa cepat dan banyak kita makan, melainkan bagaimana tubuh diperlakukan dengan bijak setelah seharian beristirahat.
Menghindari makan berat secara langsung bukan hanya menjaga pencernaan tetap sehat, tetapi juga membantu tubuh beradaptasi dengan lebih baik selama Ramadan.
