Dengan berkibarnya bendera merah, putih dan biru, maka resmilah kolonialisme Hindia Belanda di Palembang.
Setelah berhasil menguasai Palembang, Sultan Mahmud Badaruddin II dan keluarga diasingkan ke Batavia.
Lalu pada 1822 dipindahkan ke Ternate hingga akhir hayatnya.
Namanya kini diabadikan sebagai nama bandara internasional di Palembang, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.
BACA JUGA:Gak Harus Batik! Ini Ide Gaya Kondangan Cowok Simpel dan Sopan
Selain itu visual SMB II ada di mata uang rupiah pecahan Rp 10.000, yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia pada 20 Oktober 2005.







