KAMBOJA, TUJUANSATU.COM – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh dan komunitas Indonesia di Kamboja bersinergi merenovasi Sekolah Dasar dan Menengah Persahabatan Indonesia-Kamboja di Provinsi Prey Veng, Kamboja.
Inisiatif ini merupakan kontribusi dari komunitas Indonesia bagi masyarakat setempat yang bertepatan dengan peringatan 65 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Kamboja serta ulang tahun Kemerdekaan RI ke-79.
Upacara peresmian kembali sekolah yang baru direnovasi ini dihadiri oleh Dubes RI Santo Darmosumarto, Gubernur Prey Veng Y.M. Suon Somalin, dan Y.M, Tonn Sa Im yang mewakili Menteri Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kamboja.
Hadir pula para donatur dari komunitas Indonesia, termasuk pengusaha Indonesia di Kamboja dan warga negara Indonesia yang tinggal dan bekerja di Kamboja.
BACA JUGA: BNI Luncurkan wondr by BNI, Solusi Pengelolaan Keuangan Lebih Terencana
BACA JUGA: Perkenalkan Nusantara Lebih Dekat pada Joint Working Group Indonesia-France 2024
Renovasi sekolah ini ditaksir menelan biaya sekitar 34 ribu Dolar AS.
Biaya tersebut mencakup pembaruan peralatan sekolah, peralatan laboratorium, meja dan kursi.
Kemudian toilet dan gazebo sekolah yang dapat digunakan untuk membaca atau aktivitas lainnya.
Termasuk pembangunan gerbang sekolah yang baru.
BACA JUGA: Top Up Tokens Honor of Kings Bisa dengan Virtual Account BCA di myBCA!
BACA JUGA: Dengan Livin’ KPR, Bank Mandiri Hadirkan Solusi Kepemilikan Rumah bagi Nasabah
Donasi tersebut sepenuhnya dikumpulkan oleh KBRI Phnom Penh dan masyarakat Indonesia di Kamboja yang saat ini mencapai lebih dari 100 ribu orang.
“Renovasi sekolah ini adalah bukti persahabatan dan kerja sama yang langgeng antara Indonesia dan Kamboja,” tutur Dubes RI Santo Darmosumarto.








