MESIR, TUJUANSATU.COM – Kemitraan strategis Indonesia dan Mesir resmi dibentuk.
Hal itu menjadi tonggak penting dalam hubungan bilateral kedua negara.
Pembentukan Kemitraan Strategis resmi dibentuk, setelah Presiden RI Prabowo Subianto, dan Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah Al-Sisi, menandatangani Pernyataan Bersama Pembentukan Kemitraan Strategis di Kairo, 12 April 2025.
Demikian sebagaimana dilansie di laman Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI.
BACA JUGA: Perang Tarif AS Sasar Indonesia, Prabowo Lakukan Ini
Penandatanganan Pernyataan Bersama tersebut dilakukan di sela-sela kunjungan Presiden Indonesia ke Mesir.
Dalam rangka bertemu dan bertukar pandangan dengan mitranya, Presiden Mesir, Al-Sisi mengenai geopolitik dan geo-ekonomi serta perkembangan terkini di kawasan Timur Tengah, khususnya di Gaza, Palestina.
Kemitraan Strategis menegaskan hubungan bilateral yang telah terjalin dengan baik dan menargetkan berbagai peluang yang saling menguntungkan di masa depan.
Berdasarkan nilai-nilai keadilan, saling menghormati, dan saling percaya.
BACA JUGA: Paviliun Indonesia pada FHA 2025 di Singapura Bukukan Kontrak Ekspor USD 32,2 Juta
BACA JUGA: Produk Indonesia Warnai Pameran Furniture Terbesar di Vietnam
Melalui Kemitraan Strategis, Indonesia dan Mesir akan turut membuka peluang untuk memperluas dan memperdalam kerja sama di berbagai bidang.
Diantaranya keamanan, pertahanan, penanggulangan terorisme, kerja sama ekonomi, pertukaran budaya, dan people-to-people connectivity.








