Kilang Pertamina Plaju Rangkul Masyarakat Cianjur, Bangun Fasilitas Terdampak Gempa

Kata Mulyana, hal itu memerlukan waktu dan kesabaran. Sehingga donasi seperti ini pembangunan sekolah darurat sangat kami perlukan dan insya Allah ini sangat bermanfaat. “Saya ucapkan terimakasih kepada Kilang Pertamina Plaju, atas dukungan kepada warga Cianjur yang terdampak gempa. Dengan membangunkan Masjid Al Barokah ini,” ungkapnya.

Sementara Ketua Serikat Pekerja Pertamina (SPP) RU III, Herdiyan Darmawan menyebut, pemilihan lokasi pembangunan di Desa Bunikasih, Kecamatan Warungkondang, didasari karena dampak yang parah dan kebutuhan darurat untuk para masyarakat disana yakni air bersih. Sehingga pihaknya memutuskan membangun salah satunya fasilitas sumur bor.

Mewakili pekerja Kilang Pertamina Plaju, Herdiyan menyampaikan turut mendukung pemulihan di daerah terdampak bencana itu. “Alhamdulillah, ini sebagai bentuk pertanggungjawaban atas donasi dari segenap insan pekerja Kilang Pertamina Plaju. Semoga bermanfaat untuk kelangsungan kehidupan masyarakat di Desa Bunikasih,” tuturnya.

Setidaknya, sebanyak 41 pekerja Kilang Pertamina Plaju turun langsung selama project Cianjur Bangkit ini berlangsung. Para pekerja Kilang Pertamina Plaju turut membantu pembangunan masjid berikut sarana prasarananya, termasuk dari proses engineering, procurement & construction (EPC).

BACA JUGA: BSI Jalin Kerja Sama dengan Lemhannas RI

Mereka juga terlibat dalam pembangunan fasilitas sumur bor, dan pembagian fasilitas belajar kepada anak-anak warga di sekitar. Sehingga terwujud konsep Creating Shared Value (CSV) sebagai pengembangan dari konsep tanggung jawab sosial perusahaan. RIL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *