BACA JUGA: Fasilitasi Kendaraan Listrik, HK Realtindo Sediakan Charging Station di HK Group
BACA JUGA: Inovasi Terdepan Hutama Karya, Menangkan Kompetisi BIM 5D Nasional 2025
Program ini dikembangkan oleh Tim CNG bersama Unit Produksi, dengan pengawasan dari Departemen Operasi II serta dukungan vendor penyedia burner dan gas.
HKA juga memperkuat aspek digitalisasi, dengan penerapan sistem monitoring konsumsi bahan bakar secara real time melalui aplikasi LAMPS (Live Asphalt Mixing Plant System), yang memungkinkan kontrol dan penjadwalan produksi berbasis data.
“Dengan adanya digital monitoring dan pengelolaan energi yang terintegrasi, kami ingin memastikan bahwa efisiensi yang tercapai bisa konsisten, terukur, dan berkelanjutan di seluruh Unit Produksi HKA,” tutup Martin Nababan, Direktur Operasi HKA.
Konversi energi ini juga akan mendukung kapasitas produksi aspal berkualitas tinggi, untuk berbagai proyek strategis yang tengah digarap HKA.
BACA JUGA: Diskon 20 Persen Tarif Tol Trans Sumatera, Hutama Karya Sambut Lebaran 2025
BACA JUGA: Hutama Karya Dukung Infrastruktur Pendidikan Berkualitas, Renovasi 6 Sekolah di Jakarta
Salah satu proyek yang telah menggunakan pasokan aspal hasil konversi energi ini adalah pengaspalan area Proving Ground di Bekasi, sebuah fasilitas pengujian kendaraan lengkap yang dirancang dengan standar internasional.
Area ini mencakup berbagai jenis lintasan seperti jalur akselerasi, pengereman, hingga uji tikungan dan kebisingan.
Dalam proyek ini, HKA dipercaya memasok aspal berkualitas tinggi dengan permukaan yang presisi dan stabil, didukung oleh sistem produksi berbasis CNG yang efisien dan ramah lingkungan.
Ke depan, HKA berkomitmen untuk terus melakukan continuous improvement, sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam menjawab tantangan industri dan meningkatkan daya saing secara berkelanjutan.
BACA JUGA: Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan, Hutama Karya Perkuat UMKM di Rest Area Jalan Tol
BACA JUGA: Hutama Karya Jadi BUMN Infrastruktur Terbaik di Indonesia
