Partisipasi Indonesia dalam SCE 2025 ini menjadi salah satu bentuk upaya berkelanjutan untuk memperluas akses pasar kopi Indonesia di AS.
Selain itu, keikutsertaan pada SCE juga berpotensi besar untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam industri kopi spesialti dunia.
BACA JUGA: From This Island Iced Espresso for Your Eyes: Sensasi Bali Espresso dalam Eye Cream Lokal
BACA JUGA: Membuka Jalan Baru: Transformasi Pembangunan Aceh Menuju Kemandirian
Paviliun Indonesia pada SCE dibuka secara resmi oleh Konsul Jenderal RI di Houston, Ourina Ritonga, pada Jumat 25 April 2025.
Pada kesempatan tersebut, Konjen Ourina menyampaikan bahwa partisipasi Indonesia dalam SCE tidak hanya untuk membawa produk kopi Indonesia ke AS, tetapi juga untuk mempromosikan tradisi serta semangat petani kopi Indonesia yang terus berinovasi dan menjaga kualitas.
“Kopi Indonesia bukan sekadar komoditas ekspor, tetapi juga bagian dari identitas budaya kita yang patut diperkenalkan dan dibanggakan di panggung global,” ujar Konjen Ourina.
Lebih lanjut, Konjen Ourina menyampaikan bahwa keistimewaan kopi Indonesia tidak hanya terletak pada jumlah produksinya, tetapi juga terletak pada “jiwa” yang terkandung di dalamnya.
BACA JUGA: Festival Melayu Day: Baju Muslim dan Kain Kalimantan Tembus Pasar Selatan Thailand
BACA JUGA: Wuling Motors Meriahkan IIMS 2025, Hadirkan Ragam Promo Menarik
Lebih dari 90% kopi kami ditanam oleh petani kecil dengan menggunakan metode tradisional – sering kali organik – bahkan sebelum metode tersebut menjadi tren global.
Atase Perdagangan RI di Washington D.C., Ranitya Kusumadewi, menyampaikan pesatnya pertumbuhan industri kopi di AS serta tantangan perdagangan global, mengharuskan Indonesia perlu lebih gencar berstrategi dalam mempromosikan branding sebagai produsen berbagai jenis kopi spesialti yang bercita rasa dan berkualitas tinggi.
Partisipasi Indonesia pada SCE 2025 juga menjadi bentuk representasi kerja sama solid antara pemerintah, perbankan, BUMN, pelaku usaha, dan asosiasi kopi.
“Selain kolaborasi yang erat antar berbagai pihak, persiapan partisipasi Indonesia dalam SCE 2025 juga mengedepankan kualitas kopi dan produk terkait lainnya, dengan menonjolkan aspek ketertelusuran dan keberlanjutan dalam menjawab permintaan pasar AS serta tantangan global,” jelas Ranitya.













