NTT – Viral video soal masuk sekolah jam 5 pagi di NTT (Nusa Tenggara Timur).
Dalam video viral yang berdurasi 1 menit 43 detik itu, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat meminta agar aktivitas sekolah khusus bagi siswa SMA dan SMK di Kupang, NTT dimulai sejak pukul 05.00 Wita.
Hal tersebut menjadi sorotan beberapa pihak.
Meski begitu, diketahui ada beberapa SMA/SMK di Kupang yang sudah menerapkan aturan tersebut.
BACA JUGA:Penumpang Bercanda Bom, Wings Air Semarang-Ketapang Telat 37 Menit
Dilansir Antara, Selasa (28/2), pernyataan Gubernur Viktor itu disampaikan dalam pertemuan dengan sejumlah guru serta kepala SMA dan SMK di Kota Kupang pada Rabu (23/2).
Potongan video pertemuan berdurasi 1 menit 43 detik soal aturan masuk sekolah jam 5 pagi di NTT viral di Kota Kupang.
“Anak itu harus dibiasakan bangun pukul 04.00 Wita sehingga pukul 04.30 Wita mereka sudah harus jalan ke sekolah sehingga pukul 05.00 Wita sudah harus di sekolah supaya apa, ikut etos kerja,” ujar Viktor dalam video viral, dilihat tujuansatu Senin (27/2).
“SMP nggak boleh, kalau SMA dia tidur, mulai tidur pukul 10.00 Wita jadi pukul 04.00 dia sudah harus bangun, cukup tidur enam jam. Mandi setengah jam, setengah jam perjalanan, di kota ini tidak jauh, 30 menit sudah sampai sekolah, pukul 05.00,” tambahnya sambil menghitung jari tangannya.
Hal itu disampaikan gubernur saat berkunjung ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) NTT.
Dilansir detikBali, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Linus Lusi pun membenarkan penerapan aturan masuk sekolah jam 5 pagi di NTT tersebut.
Alasan Masuk Sekolah Jam 5 Pagi di SMA/SMK NTT
Terkait aturan di Kota Kupang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Linus Lusi buka suara soal alasannya.
Dia mengatakan aturan tersebut dalam rangka peningkatan mutu pendidikan yang layak.
“Ini untuk memulihkan dan meningkatkan mutu pendidikan di NTT,” kata Disdikbud NTT Linus saat dikonfirmasi detikBali, Selasa (28/2).
