Menkomdigi Rombak Jajaran, Rotasi 80 Persen Pimpinan Tinggi Pratama Kemkomdigi

Perombahan 80 persen pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II), merupakan tahap kedua restrukturisasi Kemkomdig

JAKARTA, TUJUANSATU.COM – Menkomdigi rombak jajaran, dengan merotasi 80 persen Pimpinan Tinggi Pratama di Kemkomdigi

Perombakan besar-besar yang dilakukan  Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid ini, ini dalam rangka penyegaran dan penyehatan organisasi agar mempercepat transformasi digital sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Perombahan 80 persen pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II), merupakan tahap kedua restrukturisasi kementerian.

Dijelaskan Meutya sebagaimana dilansir dalam Websuite Komdihi, restrukturisasi yang pihaknya lakukan bukan sekadar perubahan organisasi, tetapi juga strategi untuk mewujudkan kedaulatan digital yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo.

BACA JUGA: Restoran Indonesia Hadir di Oslo Norwegia, Tawarkan Cita Rasa Otentik

BACA JUGA: Kendaraan Ramah Lingkungan, Pembiayaan BSI Tumbuh 476 Persen

Menurut Meutya, pihaknya ingin memastikan transformasi digital memberikan manfaat nyata bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dalam acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Pratama, dan Jabatan Fungsional Utama Kementerian Komdigi Tahun 2025 di Media Center Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Jumat 31 Januari 2025, Meutya juga melantik jaksa wanita sebagai staf ahli, yaitu Cahyaning Widowati.

Meutya berharap para pejabat yang dilantik mampu bekerja dengan integritas, dedikasi, dan semangat melayani masyarakat.

“Saya yakin dengan kerja keras serta komitmen tinggi, Saudara-saudara dapat menjalankan amanah ini sebaik mungkin.

BACA JUGA: Dunia Jadi Takjub! Kerja sama Filipina dan Tiongkok dalam Kerangka Belt and Road Initiative

BACA JUGA: Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2025 kepada Dunia, Gubernur Guangdong Wang Weizhong Pamer Prestasi

Jagalah nama baik kementerian dan pastikan setiap langkah yang diambil benar-benar berdampak bagi masyarakat,” kata Meutya.

Meutya kembali menegaskan enam fokus utama kementerian dalam mendukung transformasi digital nasional, yaitu pembangunan konektivitas digital yang merata, penguatan ekonomi digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *