YOGYAKARTA, TUJUANSATU.COM – Animal Friends Jogja atau AFJ kembali memperkuat perannya dalam pendidikan sosial dan lingkungan.
Salah satunya dengan menjadi mitra dalam Program Pengelolaan Potensi Diri Mahasiswa (P3DM) Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta.
Melalui 5 sesi edukatif sepanjang bulan Maret, AFJ mendorong mahasiswa untuk lebih kritis terhadap relasi manusia dengan hewan.
Serta menyoroti penderitaan hewan yang diternakkan—isu yang kerap terabaikan dalam wacana sosial dan lingkungan.
BACA JUGA:FBS Raih Best Forex Broker Asia 2025, Pengakuan Bergengsi dalam Industri
BACA JUGA:AB Charity Foundation, Pelopor Model Global Baru bagi Kepentingan Umum
Mengawali rangkaian kegiatan ini dengan pengenalan terhadap misi dan kerja advokasi AFJ dalam menyuarakan hak dan kesejahteraan hewan.
Mahasiswa diajak mengenali berbagai bentuk eksploitasi terhadap hewan—dari industri hiburan, eksperimen, perdagangan satwa, hingga fashion dan peternakan.
Sesi ini memperkuat pemahaman bahwa hewan bukanlah komoditas, melainkan individu yang memiliki hak hidup bebas dari penderitaan.
Pada sesi kedua, mahasiswa terlibat dalam workshop memasak berbasis nabati bersama dua inisiatif lokal, Nabati Nusantara dan Nutrisi Esok Hari.
BACA JUGA:Biro Pariwisata Taiwan Aktif Promosikan Layanan Wisata Ramah Muslim, Bidik Pasar Indonesia
BACA JUGA:Tol Junction Palembang Siap Beroperasi, Ini Besaran Tarifnya
Keduanya merupakan inisiatif untuk kembali ke pola pangan nabati yang lebih berkelanjutan dan berwelas asih.
Lewat praktik membuat bakso vegan berbahan dasar kacang tolo, mahasiswa diperkenalkan pada gaya hidup yang sehat dan tidak melibatkan kekejaman terhadap hewan.













