Adapun Hafiz Akhbar yang meramu tatanan gaya pada seri ini.
Fotografer muda ini menganggap milestone ini merupakan sebuah permulaan.
“Saya tidak ingin terburu-buru; bagi saya, karya yang saya hasilkan secara perlahan dan tenang adalah yang paling bermakna,” ungkapnya.
Saat ini sambung Aldo, fokusnya adalah kembali pada alasan awal ia berkarya: menciptakan karya fotografi yang menjadi ruang bagi perasaan.
BACA JUGA: Aktivitas Tambang Ilegal di Wilayah IUP PTBA Ditindak Tegas, Ini Buktinya
BACA JUGA: Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 11 Mei 2025
“Saya ingin terus merangkai dunia-dunia emosional tempat orang bisa menemukan bagian dari dirinya, dan perjalanan ini baru start, masih banyak ruang untuk saya jelajahi dan ciptakan ke depan,” pungkas Aldo.
Hadir dalam 2 Pilihan Edisi
Photobook PROPHECY karya Mikael Aldo kini tersedia untuk pre-order melalui tautan ini.
Buku ini hadir dalam dua pilihan edisi: The Core Edition, edisi kolektor terbatas hanya 50 kopi, lengkap dengan slipcase eksklusif, print foto pilihan, stempel resmi.
BACA JUGA: Skuadron Udara 600 Wing Udara 2 Puspenerbal Cetak Captain Pilot King Air
BACA JUGA: Animal Friends Jogja Gaungkan Sistem Bebas Sangkar Lewat Sarasehan Peternak di Blitar
Kemudian, Mikael Aldo menandatangani langsung dan bernomor edisi; dan, The Layers Edition, untuk menikmati rangkaian karya visual Mikael Aldo yang sarat makna dan emosi.













