Dengan semangat Beyond Sharia Banking, pada September lalu BSI berhasil masuk ke dalam peringkat 9 Global Islamic Bank berdasarkan kapitalisasi pasar.
Ini membuat kekuatan dan daya saing BSI semakin diperhitungkan di panggung internasional.
BACA JUGA: Modus Penipuan Marak, BSI Imbau Nasabah Selalu Waspadai
BACA JUGA: BSI Targetkan Top 3 Bank Syariah Global
Tidak hanya menjadi bank syariah yang modern, dilengkapi layanan perbankan berbasis digital teknologi terkini, sumber daya manusia berkualitas, dan layanan yang beragam, BSI juga fokus pada aspek sosial dan spiritual untuk kemaslahatan umat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang benar-benar sudah bekerja keras, bekerja cerdas dan tuntas.
Dan budaya ini harus kita pertahankan sampai BSI berusia puluhan tahun dan ratusan tahun nanti ke depan.
Kita harus buktikan bahwa institusi ini akan besar,” papar Hery.
BACA JUGA: Selama Juli 2024, Layanan Weekend Banking Hadir di 540 Kantor Cabang BSI
BACA JUGA: Bangun Ekosistem Halal, BSI jadi Benchmark Perbankan Malaysia
Optimisme tersebut bukan tanpa alasan.
Menurut Hery, dengan potensi muslim lebih dari 236 juta di Indonesia dan value chain halal mencapai lebih dari Rp5.000 triliun, BSI tidak akan pernah kehabisan permintaan (demand).
“Seberapa cepat kita mengambil potensi market yang besar tadi.
Kalau bank-bank lain katanya strategi red ocean, kalau kita berenangnya di laut biru, blue ocean.







