Pilih permen karet yang mengandung xylitol karena bahan ini dikenal mampu menghambat pertumbuhan bakteri di mulut.
Tapi konsumsi permen karet setelah berbuka atau setelah makan malam
Konsumsi Buah Segar
Buah-buahan tertentu dapat membantu menyegarkan napas secara alami.
BACA JUGA:Kenapa Banyak yang Anjurkan Apel Saat Sahur? Ini Penjelasannya
BACA JUGA:Rumah Kecil Bisa Terlihat Lapang, Ini Rahasia Desain Minimalis 100 Meter Persegi
Apel, jeruk, atau buah yang kaya air bisa membantu membersihkan sisa makanan di mulut.
Selain baik untuk napas, buah segar juga mendukung kesehatan pencernaan selama puasa.
Kurangi Makanan Pemicu Bau
Makanan beraroma tajam seperti bawang, kopi, atau makanan berbumbu kuat sebaiknya dibatasi, terutama saat sahur.
BACA JUGA: SIMAK! Berikut 9 Manfaat Air Fermentasi
BACA JUGA:Gak Harus Batik! Ini Ide Gaya Kondangan Cowok Simpel dan Sopan
Aroma dari makanan ini bisa bertahan lama di mulut dan memperparah bau napas.
Memilih menu sahur yang ringan dan seimbang bisa membantu mengurangi risiko bau mulut.
Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana tersebut, bau mulut saat berpuasa dapat diminimalkan.













