Bale Lazara Resto tidak hanya menawarkan makanan, tetapi juga pemandangan alam yang menenangkan.
BACA JUGA : 4 Makanan Sehat yang Ternyata Sulit Dicerna Oleh Tubuh Kita
BACA JUGA : 5 Kreasi Makanan Olahan Jantung Pisang, Nikmati Lezatnya!
Terletak berdekatan dengan arena berkuda Lazara Stable, pengunjung dapat menyaksikan para penunggang kuda berlatih sambil menikmati sarapan mereka. Pemandangan ini memberikan efek relaksasi dan ketenangan di pagi hari, berbeda dengan sarapan di restoran biasa.
Bangunan utama Bale Lazara Resto berbentuk joglo khas Jawa, menambah kesan tradisional dan estetik.
Konsep ini terinspirasi dari kecintaan Lely terhadap Jogja, yang sering ia kunjungi. Joglo memberikan rasa hangat, nyaman, dan unik, sehingga sarapan di sini bukan sekadar makan, tetapi pengalaman budaya yang lengkap.
Selain sarapan, Bale Lazara Resto menyediakan menu makan siang, prasmanan Nusantara, dan paket lengkap dengan minuman segar.
BACA JUGA : Makanan Para Bangsawan, Lenggang Menjadi Bukti Warisan Kesultanan Palembang dan Telah Mendunia!
BACA JUGA : Tiramisu, Kuliner Italia yang Tercipta dari Rumah Lokalisasi Treviso
Namun, sarapan tradisional tetap menjadi daya tarik utama karena menghadirkan perpaduan cita rasa, estetika, dan pengalaman nostalgia yang sulit ditemukan di tempat lain.
Bale Lazara Resto juga ramah untuk keluarga, anak-anak, hingga Gen Z yang mencari tempat estetik untuk memulai hari.
Kapasitas tempat yang luas, sekitar 300-400 orang, memungkinkan pengunjung untuk menikmati sarapan tanpa harus berdesak-desakan, termasuk saat akhir pekan yang ramai.
“Kami ingin setiap pengunjung, baik tua maupun muda, bisa merasakan kembali kenangan masa kecil lewat sarapan tradisional, sambil menikmati suasana alam dan bangunan joglo. Ini bukan sekadar makan, tapi pengalaman yang menyeluruh,” tambah Lely.
BACA JUGA : Sulap Halaman Sempit Jadi Kebun Uang: Intip Daftar Tanaman yang Paling Dicari Restoran
BACA JUGA : Restoran Indonesia Hadir di Oslo Norwegia, Tawarkan Cita Rasa Otentik







