Sesuai prosedur, Pilot mengurangi kecepatan dan menghentikan pergerakan pesawat lantaran merasakan posisi pesawat tidak semestinya (kurang sempurna).
Lalu pilot pun berkoordinasi dengan petugas layanan darat dan teknisi untuk pengecekan.
Dari hasil data dan pengecekan awal di lapangan, roda pesawat bagian kanan (nomor 4) indikasi mengalami tekanan angin yang tidak tepat.
Sehingga menyebabkan pecah ban secara tiba-tiba (tyre burst) sehingga terganggu keseimbangan pada pesawat.
BACA JUGA: WAJIB TAHU! Berikut Alasan Kenapa Bawa Bagasi ke Pesawat Dibatasi
Pada kondisi tersebut salah satu roda bagian kanan pesawat sebelah kanan keluar sedikit dari permukaan beton taxiway.
Dari hasil pemeriksaan awal, teridentifikasi bahwa roda paling kanan (nomor 4) telah bergerak di luar permukaan yang seharusnya sehingga mengakibatkan gangguan pada roda tersebut.
“Kemudian kita menginfokan dengan baik dan mengarahkan seluruh penumpang menuju ruang tunggu bandara,” ulas Ari.
Qadarulllah, insiden tersebut tidak menyebabkan terganggunya operasional penerbangan lain.
BACA JUGA: THR ASN 2023 Jika Tidak Cair Sebelum Idul Fitri, Ini Kata Sri Mulyani
“Kita ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam menangani insiden ini dengan cepat dan efektif,” sambung Ari.
Saat ini kata Ari, pihaknya dan otoritas penerbangan tengah melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dari insiden ini.
Pengecekan Awal
Standar keselamatan sebelum penerbangan diimplementasikan melalui pengecekan pesawat sebelum keberangkatan.
BACA JUGA: THR ASN Cair Mulai 4 April 2023, Guru Paling Bahagia







