Baik itu tempat berkemah atau resort mewah, tujuh dari sepuluh wisatawan bersedia membayar lebih mahal untuk penginapan yang ramah lingkungan.
Di antara orang Indonesia, angka ini meningkat menjadi 95% – tertinggi di antara negara lainnya.
“Terlepas dari keterbatasan anggaran, wisatawan yang sadar akan pengeluaran bersedia mengeluarkan uang untuk hal-hal yang penting dan sesuai dengan nilai-nilai mereka, termasuk membayar biaya tambahan untuk semua jenis penginapan yang ramah lingkungan,” ujar Rio Ricaro, Country Manager, SiteMinder Indonesia.
“Penyedia penginapan harus melihat hal ini sebagai tanda bahwa wisatawan semakin memperhatikan hal-hal yang lebih detil di luar hiburan dan fasilitas yang biasa,” timpalnya.
BACA JUGA : LUAR BIASA! FIFGROUP Raih Penghargaan Best Women Empowerment Company Awards 2025
BACA JUGA : Lebarkan Sayap ke Kawasan Paling Timur, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk Resmikan Toko Pertama AZKO di Papua
Kembali ke hal mendasar, dengan sentuhan tambahan
Untuk setiap kamar, mendapatkan detail dasar yang tepat sangatlah penting.
Bantal dan tempat tidur (56%), pemandangan (53%), pengatur suhu (35%), TV dan audio (35%), penyediaan bak mandi (30%), dan tekanan air pancuran (29%).
Enam hal di atas merupakan beberapa fitur yang paling penting bagi para turis secara umum.
BACA JUGA : Mobil Listrik Pertama, Suzuki Indonesia Siap Meluncurkan e VITARA pada Tahun 2026
BACA JUGA : TIKI Tebar Rejeki: Kirim Paket Bisa Bawa Pulang Uang Tunai, Motor Hingga Mobil Brio Satya S







