Dengan prinsip dan visi bersama sambung George, pihaknya akan mencapai kesuksesan yang lebih baik lagi.
Virtuzone lanjut dia, dalam naungan Ascentium, memiliki peluang yang sangat menjanjikan, terutama dalam memperluas jangkauan Virtuzone di Asia Pasifik.
George menambahkan, jaringan dan keahlian global Ascentium akan melengkapi portofolio layanan Virtuzone, serta mendukung Virtuzone untuk menyediakan solusi yang dirancang khusus menurut kebutuhan klien.
“Dengan demikian, kami dapat memperkuat posisi sebagai pemimpin industri solusi perusahaan,” pungkas George.
BACA JUGA: HKA Kejar Pendapatan hingga Rp1,5 Triliun pada 2025
Didirikan oleh Zhang Lei pada 2005 dengan modal awal dari Yale University Endowment, Hillhouse adalah manajer investasi terkemuka yang memiliki beragam portofolio dan strategi, mencakup investasi ekuitas, kredit, dan aset riil.
Hillhouse mengelola permodalan untuk berbagai institusi global, termasuk yayasan, dana abadi (endowment), dan dana pensiun.
Hillhouse memiliki rekam jejak dalam menyelesaikan transaksi kompleks bernilai besar di lebih dari 30 negara.
Dalam akuisisi ini, Ascentium akan menyediakan sarana tambahan bagi Virtuzone, serta mendukung perusahaan asal Dubai ini untuk memperluas rangkaian layanan perusahaan.
BACA JUGA: 36 Tahun Tak Tergeser! PDB Guangdong Melebihi 14 Triliun Yuan pada Tahun 2024
BACA JUGA: Menyongsong Tahun 2025, Kinerja PT Titan Infra Sejahtera Terus Bertumbuh







