Selain atlet, apresiasi juga diberikan kepada pelatih, dengan rincian pelatih atlet perorangan atau ganda memperoleh bonus Rp300 juta untuk medali emas, Rp126 juta untuk perak, dan Rp63 juta untuk perunggu. Adapun pelatih beregu menerima bonus Rp400 juta bagi peraih emas, Rp189 juta untuk perak, dan Rp94,5 juta untuk perunggu.
Khusus bagi pelatih yang menangani perolehan medali kedua dan seterusnya, bonus diberikan sebesar Rp150 juta untuk emas, Rp63 juta untuk perak dan Rp31,5 juta untuk perunggu. Menpora RI Erick Thohir menyampaikan bahwa bonus ini merupakan apresiasi negara terhadap jasa para atlet dan pelatih, yang telah memberikan upaya terbaiknya bagi bangsa.
BACA JUGA: International Charity Concert 100 CTFP Segera Digelar di Jakarta, Hadirkan Aksi Amal Global
BACA JUGA: Siap Libas Skripsi Tanpa Drama Lemot! 4 Rekomendasi Laptop Terbaik, Harga Mulai Rp 4 Jutaan
“Bapak Presiden juga begitu bangga atas raihan 91 emas, sehingga bonus untuk peraih emas SEA Games kali ini naik dua kali lipat dari sebelumnya menjadi Rp1 Miliar,” ujar Menpora Erick. Erick menyebut, bonus akan langsung ditransfer ke rekening atlet dan pelatih oleh BRI.
Sementara, pajak dari bonus dibebankan pada Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan besaran perhitungannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dalam bidang perpajakan.
Sejalan dengan hal tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang baru saja menginjak usia ke-130 tahun turut mengambil bagian dalam torehan sejarah yang dicapai para atlet dan pelatih Indonesia, dengan menjadi bank penyalur bonus bagi atlet dan pelatih berprestasi.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan bahwa BRI mengapresiasi atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah. Penugasan ini mencerminkan dukungan BRI sebagai bank milik negara dalam memastikan apresiasi negara kepada atlet dan pelatih berprestasi dapat tersalurkan secara efektif. “Hal ini merupakan sebuah kehormatan bagi BRI karena dilibatkan secara langsung dalam penyaluran bonus dan apresiasi negara kepada atlet.







