Program Konektivitas Internet DigiSchool di Kenya Dukung Proses Belajar Daring Siswa Tunarungu

Huawei, UNESCO, dan mitra-mitra pemerintah resmi menuntaskan Program Kenya DigiSchool Fase II.

“Seperti tercantum dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Keempat, serta cita-cita yang terdapat pada Rencana Strategis Sektor Pendidikan Nasional,” jelas Louise Haxthausen.

Melalui inisiatif inklusi digital jangka panjang TECH4ALL, Huawei telah mendukung Program Konektivitas DigiSchool sejak Fase I di luncurkan.

Huawei menangani asesmen teknis, mendesain solusi, serta menyediakan peralatan terkait dan mengelola proyek.

Untuk menghubungkan jaringan internet sekolah dan jaringan serat optik pemerintah NOFBI, Huawei memanfaatkan solusi-solusi akses optik dan FTTR-B.

BACA JUGA :Hari Hak Konsumen Internasional, Hutama Karya Bagikan 1.000 Paket Takjil dan Voucher Makanan Gratis

BACA JUGA :Brand Value BRI Meningkat Tajam, Jadi Merek No.1 di Indonesia dan 323 Dunia

Sehingga koneksi Wi-Fi optik dan jaringan berkecepatan tinggi tersedia untuk kursus belajar daring dan kelas video di sekolah-sekolah sasaran.

Program D1giSchool Fase 1 menghubungkan 13 sekolah dengan jaringan Internet sehingga bermanfaat untuk 6.000 siswa dan guru.

Dalam Fase I, program ini menghasilkan sejumlah temuan:

1. menurut 98% siswa, jaringan Internet memenuhi kebutuhan belajar.

BACA JUGA :WOW! Galaxy A06, Hape Sejutaan Teman Mudik Pasti Aman dan Nyaman

BACA JUGA :7 Tahun Berturut, Fakultas Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Taylor’s University Masuk 20 Terbaik Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *