Total Aset per 31 Desember 2024 mencapai QAR1.298 miliar (AS$357 miliar), meningkat 5% dibanding tahun sebelumnya, dan terutama didorong oleh pertumbuhan pinjaman dan uang muka hingga 7% menjadi QAR911 miliar (AS$250 miliar).
Simpanan nasabah meningkat hingga 3% menjadi QAR887 miliar (AS$244 miliar) dibanding tahun sebelumnya berkat keberhasilan diversifikasi penghimpunan simpanan.
BACA JUGA: Astra Financial Talks Ajak Publik Cerdas Gunakan Teknologi Digital
BACA JUGA: KPR BRI untuk Nasabah BRI Private dan BRI Prioritas
Rasio efisiensi (biaya terhadap pendapatan) QNB Group mencapai 22,3%, salah satu rasio terbaik di antara lembaga keuangan besar di kawasan MEA.
Rasio Kredit Bermasalah
Per 31 Desember 2024, QNB Group memiliki salah satu rasio kredit bermasalah yang terendah, yaitu 2,8% dengan rasio cakupan kerugian pinjaman sebesar 100%.
Hal ini mencerminkan buku pinjaman bermutu tinggi dan manajemen risiko kredit yang efektif di Group.
BACA JUGA: Bank Mandiri Sukses Raih 2 Gelar DKJ Awards 2024
BACA JUGA: Transaksi Digital Banking Naik 45 Persen, BSI Beri Nasabah Apresiasi Ini
Selain itu, biaya kerugian pinjaman untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 turun menjadi QAR8,1 miliar (AS$2,2 miliar), yaitu turun 6% dibandingkan tahun sebelumnya.
Total Ekuitas meningkat menjadi QAR114 miliar (AS$31 miliar), naik hingga 3% sejak tahun sebelumnya.
