JAKARTA, TUJUANSATU.COM – Bank Mandiri raih 2 Gelar DKJ Awards 2024 .
Penganugerahan penghargaan Derap Kerjasama Jakarta (DKJ) Award 2024 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Penghargaan diberikan untuk dua program Bank Mandiri, yang berfokus pada nilai keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat, sebagaimana dikutip dari laman Website Bank Mandiri, bankmandiri.co.id.
Program pertama adalah Rumah BUMN Jakarta Selatan yang meraih penghargaan di kategori pemberdayaan masyarakat berkat perhelatan Urban Festival.
BACA JUGA: Transaksi Digital Banking Naik 45 Persen, BSI Beri Nasabah Apresiasi Ini
BACA JUGA: BSI Targetkan Top 3 Bank Syariah Global
Kedua, program Urban Livin’ yang mendapat penghargaan di Kategori Lingkungan lewat keberhasilan pengembangan Bank Sampah Mekarsari, di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Regional CEO Kantor Wilayah V/Jakarta 3 Bank Mandiri Lourentius Aris Budianto mengatakan, dua program Bank Mandiri itu adalah bukti keberhasilan penerapan prinsip environment, social, and governance (ESG) perusahaan yang bertujuan memberikan dampak sosial secara positif bagi masyarakat.
“Program-program ini merupakan bagian dari usaha Bank Mandiri mendukung pemberdayaan dan pelestarian lingkungan melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan.
Kami juga ingin masyarakat bisa mengelola keuangan sambil mempraktikkan nilai-nilai keberlanjutan itu sendiri,” ujar Aris setelah menerima penghargaan tersebut dari Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, di Balai Kota Jakarta, belum lama ini.
BACA JUGA: Selama Juli 2024, Layanan Weekend Banking Hadir di 540 Kantor Cabang BSI
BACA JUGA: Dengan Livin’ KPR, Bank Mandiri Hadirkan Solusi Kepemilikan Rumah bagi Nasabah
Rumah BUMN merupakan wadah kolaborasi untuk membentuk ekosistem ekonomi digital. Agenda utamanya melakukan pelatihan dan pembinaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas bisnis sekaligus kapabilitas sumber daya manusia (SDM).
“Rumah BUMN akan diperankan sebagai pusat data dan informasi. Juga sebagai pusat edukasi, pengembangan dan digitalisasi UKM,” kata Aris dalam keterangan resminya.
