Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga, Ini Penilaian OJK!

OJK menilai stabilitas sektor jasa keuangan tetap terjaga, di tengah tantangan perekonomian global dan domestik.

JAKARTA, TUJUANSATU. COM – Stabilitas sektor jasa keuangan tetap terjaga, di tengah tantangan perekonomian global dan domestik.

Penilaian Otoritas Jasa Keuangan (OJK) itu, sebagaimana terungkap dalam Daily Ekonomic and Market Review di laman Website Bank Mandiri, 7 Maret 2025.

Dijelaskan dalam Daily Ekonomic and Market Review tersebut, pertumbuhan ekonomi AS tetap solid dengan inflasi berada di level 3% yoy pada Januari 2025 dan core CPI naik ke 3,3% yoy.

Hal itu menunjukkan, bahwa tekanan harga di luar sektor energi dan pangan masih cukup tinggi.

BACA JUGA: WeBank Raih 3 Penghargaan di Ajang The Asian Banker Excellence in Retail Finance Services Awards Ceremony 2025

BACA JUGA: Saham BRIS Naik 4.78 Persen Bulan Ini, Tertinggi Dibanding Perbankan Lain

Kebijakan moneter cenderung netral dengan The Fed diperkirakan hanya akan memangkas Fed Fund Rate sebanyak 1-2 kali tahun ini.

Dari sisi geopolitik, upaya penyelesaian konflik Ukraina dan Rusia belum menemukan titik terang.

Pertumbuhan ekonomi Tiongkok masih tertekan dengan CPI tercatat masih rendah sebesar 0,5% yoy, dan indeks harga produsen (PPI) terus mengalami kontraksi.

Kinerja intermediasi perbankan tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga.

BACA JUGA: Survei Bank Indonesia, Kenaikan Harga Properti Residensial Melambat

BACA JUGA: Crisil Coalition Greenwich Umumkan Pemenang Best Bank and Share Leader Award 2025 untuk Bank Korporasi

Pada Januari 2025, pertumbuhan kredit melanjutkan pertumbuhan double digit sebesar 10,27% yoy (vs. Desember 2024: 10,39% yoy) menjadi Rp7.782 triliun.

Berdasarkan jenis penggunaan, kredit Investasi tumbuh tertinggi (13,22% yoy), diikuti oleh kredit konsumsi (10,37% yoy) dan kredit modal kerja (8,40% yoy).