Temukan Kembali Cita Rasa Utama dari Steak, Pelayanan, dan Suara Sizzle Ruth’s Chris
Didirikan oleh Ruth Fertel pada tahun 1965 di New Orleans, Louisiana, Ruth’s Chris Steak House lahir setelah kebakaran yang menghancurkan restoran pertama.
BACA JUGA: Raih Keberuntungan Bersama Vantage, Trading dan Menangkan Red Packets Senilai Hingga $888
Ruth kemudian mengubah nama restoran menjadi Ruth’s Chris Steak House, yang kemudian dikenal luas. Ruth’s Chris secara eksklusif memilih daging sapi U.S.D.A. Prime, yang hanya mencakup kurang dari 2% daging sapi yang tersedia di pasar.
Berbeda dengan steak yang diawetkan secara kering (dry-aged), Ruth’s Chris menggunakan proses wet aging (21 hingga 28 hari) untuk mengembangkan rasa yang lebih halus, hanya dibumbui dengan garam dan merica.
Daging sapi kemudian dimasak menggunakan teknik broiling yang telah dipatenkan pada suhu 982°F (528°C) dan ditempatkan di atas piring keramik bersuhu 260°C, menciptakan “suara sizzle” dan disajikan panas dengan mentega, menjadi ciri Ruth’s Chris.
Ruth’s Chris Steak House menawarkan suasana yang elegan dengan gaya klub. Selain makanan yang lezat dan suasana yang hangat, pelayanan penuh perhatian dari Ruth’s Chris memastikan setiap momen spesial menjadi tak terlupakan, memungkinkan setiap pelanggan untuk menikmati pengalaman bersantap yang sempurna sejak melangkah masuk ke dalam restoran.
BACA JUGA: HK Realisasikan Dana TJSL Rp 25,84 Miliar Selama 2024
BACA JUGA: FIFGROUP Dukung Pendidikan, 448 Anak Karyawan se-Indonesia Terima Beasiswa Prestasi
Sizzling Filet Dipadukan dengan Lobster Tail untuk Perayaan Surf and Turf yang Tak Terlupakan!
Menu spesial Hari Valentine ini menampilkan kombinasi lezat dari surf and turf.
Hidangan pembuka, Charbroiled Oysters, adalah hidangan seafood klasik dari Louisiana, terkenal dengan sajian Cajun-nya.







