Mirna Kartika menyampaikan, bahwa kegiatan KOMED Camp terlaksana atas kesadaran dan kepedulian para pengurus wilayah yang selalu antusias mengikuti setiap program yang dilaksanakan KOMED Pusat.
Selain itu dukungan utama lainnya bersumber dari para sponsor utama yaitu Greatedunesia, Dompet Dhuafa Cabang Yogyakarta.
BACA JUGA: Buyer Mesir Raih Peringkat Pertama Business Matching BSI International Expo 2024
BACA JUGA: Transformasi BUMN, PT Bukit Asam Hadirkan Energi Tanpa Henti untuk Negeri
Serta SLB Negeri Bantul yang telah memberikan izin penggunaan gedung sekolah untuk kegiatan KOMED Camp.
Sementara itu, Kepala Sekolah SLB Negeri 1 Bantul, Krisdi Sujadwanto, S.dalam sambutannya, menyampaikan dukungannya terhadap program KOMED Camp.
Soalnya, kegiatan KOMED Camp ini bermanfaat dalam meningkatkan kompetensi guru-guru dalam pengembangan media pembelajaran.
Sedangkan Ketua Sekolah Guru Literat, M. Shirli Gumilang, mengutip satu kata mutiara dari James Clear dalam bukunya yang berjudul Atomic Habits, yakni “lakukan perubahan sekecil namun lakukan secara kontinyu walaupun hanya 1 persen saja”.
BACA JUGA: Kawasan Kumuh Mrican Yogyakarta Kini Disulap Jadi Permukiman Sehat, Aman, dan Layak Huni
BACA JUGA: Transformasi BUMN, PT Bukit Asam Hadirkan Energi Tanpa Henti untuk Negeri
“Perubahan-perubahan kecil yang terjadi di Komunitas Media Pembelajaran, merupakan sebuah proses menuju perubahan besar.
Sehingga di kemudian hari Komunitas Media Pembelajaran ini diharap akan semakin besar, dan terus meluas melebihi 19 wilayah yang sudah berkembang saat ini,” ujar M. Shirli Gumilang.
Menutup sambutan sekaligus pembukaan kegiatan KOMED Camp, Muhammad Zahron, Pimpinan Dompet Dhuafa Yogyakarta, menyampaikan bahwa pendidikan adalah investasi peradaban.
Investasi itu adalah proses jangka panjang bukan transaksional.







