Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyampaikan bahwa evaluasi ini dilakukan untuk memastikan pengoperasian selama Nataru berbasis data dan berorientasi pada kenyamanan pengguna.
“Kami memantau pergerakan kendaraan setiap hari dan menyiapkan langkah antisipasi di lapangan agar arus tetap terkendali, terutama saat puncak mudik dan balik,” ujarnya.
BACA JUGA: Periode Libur Waisak, 499.214 Kendaraan Lintasi Jalan Tol Trans Sumatera, Puncaknya di Tanggal Ini
BACA JUGA: Tol Padang – Sicincin Catatkan Trafik Tertinggi Ruas Fungsional Selama Periode Mudik Lebaran
Memahami Pola Arus, Menjaga Perjalanan Tetap Terkendali
Berdasarkan evaluasi, Tol Kuala Tanjung – Sinaksak yang dikelola anak usaha Hutama Karya, Hutama Marga Waskita, menjadi ruas dengan trafik tertinggi mencapai 599.514 kendaraan.
Tingginya volume kendaraan pada ruas ini dipengaruhi posisinya sebagai koridor vital yang menghubungkan pergerakan masyarakat dan aktivitas wisata dari kawasan Kuala Tanjung menuju Sinaksak maupun sebaliknya, terutama saat periode libur Nataru.
Sementara itu, peningkatan persentase tertinggi dibandingkan Volume Lalu Lintas (VLL) normal terjadi di Tol Sigli – Banda Aceh yang mencapai 87,50%, didorong oleh penambahan ruas fungsional Seksi Padang Tiji – Seulimeum yang memperkuat alternatif jalur di wilayah Aceh dan meningkatkan konektivitas perjalanan selama Nataru.







