Seperempat Miliar Anak Usia Sekolah Terdampak Krisis Butuh Bantuan Pendidikan Berkualitas

Pada Hari Pendidikan Internasional, Education Cannot Wait meluncurkan Laporan Estimasi Global terbaru, yang memperingatkan adanya kebutuhan yang terus meningkat yang melampaui pendanaan bantuan pendidikan berkualitas.

NEW YORK, TUJUANSATU.COM – Jumlah anak usia sekolah yang menghadapi krisis di seluruh dunia dan membutuhkan bantuan mendesak untuk mendapatkan pendidikan berkualitas kian meningkat dengan cepat.

Menurut laporan terbaru Global Estimates Report hari ini dari Education Cannot Wait (ECW), sebuah lembaga pendanaan global di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk pendidikan dalam keadaan darurat dan krisis yang berlarut-larut.

Laporan baru ini mengungkapkan bahwa jumlah ini telah meningkat sekitar 35 juta dalam 3 tahun terakhir menjadi 234 juta pada akhir tahun 2024.

Konflik yang semakin meningkat ditambah cuaca dan iklim ekstrem yang semakin sering terjadi dan parah membahayakan masa kini dan masa depan anak-anak yang jumlahnya terus bertambah dengan cepat.

BACA JUGA: Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2025 kepada Dunia, Gubernur Guangdong Wang Weizhong Pamer Prestasi

BACA JUGA: Dunia Jadi Takjub! Kerja sama Filipina dan Tiongkok dalam Kerangka Belt and Road Initiative

Para pengungsi, anak-anak pengungsi internal, anak perempuan dan anak-anak penyandang disabilitas adalah yang paling terdampak, menurut laporan ini.

Meskipun kebutuhan meningkat, laporan baru ini menyoroti bahwa setelah beberapa tahun mengalami pertumbuhan signifikan, pendanaan bantuan pendidikan kemanusiaan kini menjadi stagnan.

Porsi total Bantuan Pembangunan Resmi (ODA) yang dialokasikan untuk pendidikan juga menyusut dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), terdapat kesenjangan pendanaan tahunan sebesar AS$100 miliar untuk mencapai target pendidikan di negara berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah sebagaimana diuraikan dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG).

BACA JUGA: BSI dan BSI Maslahat Dorong UMKM Berkelanjutan Melalui Pemberdayaan Zakat

BACA JUGA: Selesai Uji Laik Fungsi, Jalan Tol Pertama di Sumatera Barat Ini Segera Dioperasikan