Wamen LH Turun Tangan, Hantam Karhutla Gambut Pakai Jurus Pompa Raksasa dan Sekat Kanal!

APHI dan GAPKI Nyatakan Siap Tempur

PALEMBANG, TUJUANSATU.COM – Bencana asap karhutla yang bikin merinding tiap tahun akhirnya membuat Wamen LH, Diaz Faisal Malik Hendropriyono, turun gunung ke BUMI SRIWIJAYA!

Dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla super krusial di Kantor BPBD Sumatera Selatan, Rabu (7/10/2026) bersama Gubernur Herman Deru, Wamen LH resmi nyalakan sinyal darurat!

Gambut Itu ‘Monster’ Licik, Bom Air Udara Aja BELUM CUKUP!

“Operasi modifikasi cuaca dan penyiraman air dari udara itu NGGAK BISA jadi satu-satunya andalan, guys!” tegas Wamen Diaz.

BACA JUGA : Kabut Asap Kebakaran Hutan Semakin Pekat, Ini 5 Risiko Kesehatan Serius

BACA JUGA : Diapresiasi Gubernur Sumsel, PT SLR Bangun Flyover untuk Jalan Khusus Angkutan Batubara di Kabupaten Lahat

Faktanya sambung Diaz, lahan gambut menyimpan “api gaib” di bawah permukaan tanah yang siap meledak kapan saja saat kemarau tiba.

Solusi mematikannya cuma satu: kita HARUS membasahi lahan gambut sampai kuyup 24 jam nonstop!

Pemerintah tegas nggak mau jalan sendirian! Wamen Diaz meminta seluruh perusahaan pemilik konsesi hutan dan kelapa sawit untuk All Out membangun infrastruktur pengelolaan air.

Perusahaan wajib menyiagakan sekat kanal penahan air, titik pengambilan air super cepat, hingga armada pompa air raksasa di titik rawan karhutla.

BACA JUGA : Universitas Terbaik di Indonesia untuk Pertanian dan Kehutanan QS 2026

BACA JUGA : 5 Ide Kreatif Membuat Taman Vertikal di Lahan Sempit: Hemat & Ramah Lingkungan!

“Kita datang bukan untuk saling menyalahkan, tapi buat tuntasin masalah ini bareng-bareng!” cetusnya membakar semangat.

Kades dan DLH Diminta Turun Tangan!

Ternyata, niat suci menyelamatkan paru-paru dunia ini sempat menghadapi dilema.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *