TIONGKOK, TUJUANSATU.COM – Di dalam Lingkar Arktik, JETOUR T2 menghadapi tantangan berat, membuktikan kemampuan off-road-nya dalam suhu ekstrem dan medan yang sulit.
Geografi Arktik yang terjal—dengan hamparan salju, jalan pegunungan, celah es, dan jalur berlumpur—menimbulkan risiko besar.
Mulai dari selip, kehilangan keseimbangan, terjebak, atau bahkan sampai terguling.
Kawah yang dipenuhi salju semakin menambah tingkat kesulitan, membuat ban mudah terperosok atau kendaraan berisiko terguling.
BACA JUGA : Festival Melayu Day: Baju Muslim dan Kain Kalimantan Tembus Pasar Selatan Thailand
Dilengkapi dengan sistem XWD canggih dan kunci diferensial belakang, JETOUR T2 mampu menaklukkan medan es dan salju dengan mudah.
Sistem berkendara 6+X secara otomatis menyesuaikan mode sesuai kondisi jalan, mendistribusikan tenaga untuk traksi optimal, dan memastikan performa tetap stabil tanpa hambatan.
JETOUR T2 menghadirkan tenaga maksimal melalui mesin 2.0T turbocharged yang dipadukan dengan transmisi dual-clutch 7-percepatan.
Mesin ini menghasilkan daya maksimum 187 kW dan torsi puncak 390 N·m, memastikan efisiensi tinggi serta stabilitas optimal bahkan dalam suhu ekstrem hingga -30ºC.
BACA JUGA : Bea Cukai Langsa Musnahkan Barang Ilegal Senilai Miliaran Rupiah
BACA JUGA : Yuk Saatnya Bangun Hubungan Cinta Anda Bersama LEGO Botanicals!







