JAKARTA, TUJUANSATU.COM – Bansos tahun 2025 masih akan terus berjalan.
Kementerian Sosial (Kemensos) telah memastikan program bantuan sosial (bansos) itu, akan tetap berjalan tanpa pengurangan.
Demikian terungkap dalam Daily Economi and Market Review di laman Website Bank Mandiri, 28 Februari 2025.
Kepastian Bansos akan terus bergilir tahun ini, menjawab kekhawatiran masyarakat terkait Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.
BACA JUGA: IDEAS: Daripada untuk Korban Jud! Online, Lebih Baik Alokasi Bansos untuk Guru
BACA JUGA: Liburan di Luar Angkasa, Emang Bisa? Yuk, Jelajah Antariksa bersama The LEGO Group
Tahun ini, Kemensos akan mengalokasikan anggaran bansos dengan lebih efektif dan efisien.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Kemensos tetap berkomitmen untuk menjalankan tugasnya dalam melayani masyarakat.
Postur anggaran Kemensos tahun 2025 sebesar Rp79,58 triliun, dengan Rp78,42 triliun dialokasikan untuk Program Perlindungan Sosial dan Rp1,16 triliun untuk Program Dukungan Manajemen.
Sejumlah program bansos yang tetap berjalan meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako, Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), Program Yatim-Piatu (YaPi), dan Program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA).
BACA JUGA: Saham BRIS Naik 4.78 Persen Bulan Ini, Tertinggi Dibanding Perbankan Lain
BACA JUGA: Survei Bank Indonesia, Kenaikan Harga Properti Residensial Melambat
Program-program tersebut dinilai tetap berperan penting, dalam mendukung program pemberantasan kemiskinan sesuai Asta Cita Presiden.
Perlindungan sosial (Perlinsos) menjadi faktor penting untuk menjaga daya beli dan kemampuan masyarakat.







