Bea Cukai Palembang Cegah Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Pengiriman Pupuk

OGAN ILIR, TUJUANSATU.COM – Bea Cukai Palembang gagalkan upaya pengiriman 1,5 juta batang rokok ilegal dalam truk pupuk.

Penindakan terjadi di pintu keluar Tol Kramasan, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan pada Jumat, 07 Februari 2025.

Kepala Kantor Bea Cukai Palembang, Andri Waskito mengatakan bahwa penindakan ini berawal dari informasi intelijen yang diterima pihaknya terkait siaadugaan pengiriman rokok ilegal dari Madura melalui Sumatera Selatan.

Menindaklnjutinya, Bea Cukai Palembang usai gagalkan rokok ilegal segera menggelar patroli darat di wilayah sekitar Kabupaten Ogan Ilir.

BACA JUGA: Polisi Palembang Sita 4 Mesin Harley Davidson Impor Ilegal Asal Cina

BACA JUGA: Keturunan ‘Wong Kito’ dari Lombok Cari Silsilah Keluarga, Temui Sultan Palembang Darussalam

“Kami mencurigai sebuah truk yang sesuai informasi. Saat kami hentikan dan lakukan pemeriksaan, benar saja truk tersebut mengangkut rokok ilegal yang disembunyikan dalam tumpukan pupuk,” jelasnya.

“Dalam pemeriksaan lebih lanjut, ternyata jumlah seluruhnya mencapai 1.592.000 batang dengan merek GP Bold, Flybold, Bribos, Stigma dan Supreme tanpa dilekati pita cukai atau polos.”

Seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Kantor Bea Cukai Palembang untuk proses lebih lanjut.

Pencegahan peredaran rokok ilegal ini merupakan bukti komitmen Bea Cukai Palembang dalam melindungi masyarakat Sumatera Selatan dari penyelundupan dan peredaran barang ilegal.

BACA JUGA: Wali Kota Setujui Bangunan Peninggalan Belanda Jadi Gedung Kesenian Palembang

BACA JUGA: Ziarah Malam ke Makam Pendiri Kesultanan Palembang Darussalam

Ditempat lain, Aksi dramatis kejar-kejaran di perairan Bengkalis terekam kamera petugas Polres Bengkalis bersama Bea Cukai.

Tim gabungan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika berupa 90 kg sabu dan ribuan butir ekstasi yang diduga berasal dari Malaysia.

Direktur Narkoba Polda Riau, Kombes Putu Yudha, mengungkapkan bahwa operasi penangkapan tersebut berlangsung pada Rabu, 12 Februari 2025 sekitar pukul 00.30 WIB.

Tim gabungan saat itu tengah mengejar sebuah kapal cepat yang dicurigai membawa narkotika.

BACA JUGA: Milad ke -357, Kesultanan Palembang Darussalam Dapat Kado Istimewa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *