Pemerintah berfokus pada mendorong investasi asing melalui reformasi regulasi yang bertujuan menciptakan iklim investasi yang lebih kompetitif dan menarik.
Pengembangan infrastruktur menjadi prioritas utama guna mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang sekaligus meningkatkan daya saing di pasar global.
BACA JUGA: Bank Indonesia Catat Cadangan Devisa USD 156,1 Milyar, Meningkat USD 0,4 Milyar
BACA JUGA: Bank Mandiri Optimalkan Ekosistem Wholesale, Jangkau Sektor Potensial
Office of Chief Economist Bank Mandiri memperkirakan ekonomi Indonesia akan tumbuh sebesar 5,1% yoy pada tahun 2025.
Penurunan suku bunga yang sejalan dengan meningkatnya pengeluaran pemerintah diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.
Tren penurunan suku bunga juga diharapkan dapat meningkatkan permintaan terhadap komoditas ekspor unggulan seperti batu bara dan kelapa sawit, terutama dari negara-negara tujuan utama seperti Tiongkok dan India.
Kami memperkirakan nilai tukar Rupiah pada akhir tahun 2025 berada di level Rp 15.974 per USD.
BACA JUGA: Transaksi Digital Banking Naik 45 Persen, BSI Beri Nasabah Apresiasi Ini
BACA JUGA: Bank Mandiri Sukses Raih 2 Gelar DKJ Awards 2024
Pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan tetap stabil dengan diimbangi oleh kebijakan yang proaktif untuk mengelola risiko eksternal dan menjaga ketahanan ekonomi domestik.













