Daily Economic Review: APBN Defisit -0,34 Persen Per 1H24

Defisit APBN pada 1H24 dipengaruhi oleh percepatan pengeluaran pemerintah dan pendapatan pemerintah yang terkontraksi

Pemerintah memperkirakan realisasi APBN pada akhir 2024 akan mencapai defisit sebesar -2,70% terhadap PDB, melebar dari perkiraan sebelumnya yang sebesar -2,29%.

Pengeluaran pemerintah diperkirakan akan mengalami peningkatan sebesar Rp 87,1 triliun dari perkiraan sebelumnya, terutama diakibatkan oleh pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan datang.

BACA JUGA: Ini Rahasia Maybank Indonesia Raih Laba Rp750 Miliar Pada Kuartal Pertama 2023

BACA JUGA: RUPST Bank Mandiri Sepakat Tebar Dividen Rp 24,7 Triliun

Secara keseluruhan, dengan perkiraan defisit APBN yang lebih tinggi untuk tahun 2024 sebesar -2,70% dari PDB, pemerintah perlu mengelola anggaran secara hati-hati.

Dengan memastikan APBN digunakan secara produktif dan menjaga disiplin fiskal.

Office of Chief Economist memperkirakan PDB Indonesia akan tumbuh sebesar 5,06% sepanjang tahun 2024, yang sebagian didorong oleh peningkatan pengeluaran pemerintah.