Menyongsong Tahun 2025, Kinerja PT Titan Infra Sejahtera Terus Bertumbuh

Sepanjang tahun 2024, kinerja PT Titan Infra Sejahtera terus bertumbuh dengan mencatatkan EBITDA sebesar US 100 juta.

Rencananya, tahun depan akan menambah 1 konveyor lagi.

Victor optimistis masa depan perusahaan cemerlang di masa depan.

Dia menjelaskan, Indonesia sebagai negara produsen dan eksportir utama batubara termal di dunia, saat ini pasokan batubara didominasi tambang-tambang yang ada di Kalimantan.

Masalahnya, biaya stripping atau pengedukan batubara di Kalimantan sudah semakin mahal lantaran usia penambangan yang sudah cukup lama.

BACA JUGA: Masuk Bursa Saham di Tahun 2025, ini Penjelasan Presiden Direktur PT Titan Infra Sejahtera

BACA JUGA: Program CSR 2024, 2 Anak Usaha Titan Group Sasar 2 Desa di Kabupaten PALI

Dengan biaya pengedukan yang kian mahal, harga menjadi tidak kompetitif.

“Ruang inilah yang menjadi masa depan kami.” ucap Victor, berbinar.

Sumatera Selatan sebagai Masa Depan Industri Batubara

Optimisme Victor itu tidak berlebihan.

BACA JUGA: PMII Cabang Ciputat Hadirkan Instrumen Persahabatan di Kongres XXI PMII 2024

BACA JUGA: Astra Financial Talks Ajak Publik Cerdas Gunakan Teknologi Digital

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *