JAKARTA, TUJUANSATU.COM – Pasar Keuangan Berkelanjutan Global 2024 terus meningkat pesat.
Penerbitan obligasi dan pinjaman berkelanjutan global mengalami peningkatan, dengan perolehan dana mencapai USD 1,04 triliun di tahun 2024.
Demikian terungkap dalam Daily Economic and Market Review, Office of Chief Economist, PT Bank Mandiri, Kamis 13 Februari 2024.
Dalam Daily Economic and Market Review itu dipaparkan, bahwa instrumen green, sustainability, dan sustainability-linked (GSS+) mendominasi dengan total penerbitan obligasi sebesar USD 559,53 miliar.
BACA JUGA: Bank Indonesia Catat Cadangan Devisa USD 156,1 Milyar, Meningkat USD 0,4 Milyar
Sepanjang tahun 2024, Eropa mendominasi penerbitan sustainable bonds sebesar 44% dari total penerbitan.
Di sisi lain, Asia unggul dalam penerbitan green loan sebesar 50% dari proporsi dunia.
Secara global, BNP Paribas memimpin sebagai lead arranger dalam green bonds, sementara Société Générale menjadi pemberi pinjaman terbesar di sektor keberlanjutan.
Sektor keuangan menjadi penerbit terbesar jenis sustainable bonds, sementara sektor energi mendominasi green loans.
BACA JUGA: Bank Mandiri Optimalkan Ekosistem Wholesale, Jangkau Sektor Potensial
BACA JUGA: WeBank Technology Services Mulai Ekspansi Global, Hadirkan Keahlian Tekfin di Pasar-Pasar Baru
Sektor keuangan mencatat penerbitan sustainable bonds terbesar secara global, dengan total USD 406,6 miliar.
Sementara itu, sektor energi menjadi penerima green loan tertinggi yaitu sebesar USD 81,7 miliar.
