BSI menunjukkan kinerja yang sangat positif sepanjang 2024.
Bahkan bisnis BSI tersebut terdorong oleh antusiasme nasabah kaum muda yang tinggi dalam berinvestasi emas.
BACA JUGA: Transaksi Digital Banking Naik 45 Persen, BSI Beri Nasabah Apresiasi Ini
BACA JUGA: BSI Masuk 5 Besar BUMN Kapitalisasi Pasar Terbesar
Bisnis emas perseroan tercatat naik 78,18% secara tahunan.
Di mana produk cicil emas menjadi primadona dengan lonjakan pembiayaan sebesar 177,42% secara yoy ke angka Rp6,4 triliun.
Selain cicil emas, bisnis gadai emas BSI juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
Pertumbuhannya mencapai sekitar 31,3% secara tahunan ke angka Rp6,4 triliun pada 2024.
BACA JUGA: Modus Penipuan Marak, BSI Imbau Nasabah Selalu Waspadai
BACA JUGA: BSI Targetkan Top 3 Bank Syariah Global
Kualitas pembiayaan bisnis emas ini pun sangat sehat dengan NPF nyaris 0%.
“Bisnis emas memang merupakan unique product kami dan memiliki potensi untuk bertumbuh semakin besar.
Sebab tren investasi emas terus meningkat karena merupakan aset safe haven.
Terlebih kenaikan harga emas sangat terjaga dan signifikan, contohnya seperti pada tahun lalu yang mencapai 32,4%,” papar Rizky.







