Adonan kemudian dibentuk memanjang, direbus hingga matang, lalu dipotong-potong.
Kuah laksan dibuat dari santan yang dimasak bersama ikan dan bumbu hingga menghasilkan aroma harum dan rasa gurih.
Laksan siap disajikan dengan siraman kuah hangat dan taburan daun bawang serta seledri.
Tips agar Laksan Lebih Lezat
BACA JUGA: Banyak yang Anjurkan Madu saat Buka Puasa, Ternyata Ini Alasannya
BACA JUGA: Jarang Disadari, 6 Hal Sederhana Ini Bisa Cegah Tubuh Drop Saat Puasa
Pastikan tekstur adonan tidak terlalu keras agar laksan tetap lembut
Gunakan santan segar supaya kuah terasa lebih gurih
Masak kuah dengan api kecil agar santan tidak pecah
Selain lezat, laksan juga memiliki nilai gizi yang baik.
BACA JUGA: Kenalan lebih Dekat Dengan Pempek, Makanan Tradisional Palembang yang Terkenal Hingga Mancanegara!
BACA JUGA: Banyak yang Anjurkan Madu saat Buka Puasa, Ternyata Ini Alasannya
Kandungan karbohidrat dari adonan tepung membantu mengembalikan energi setelah berpuasa, sementara protein dari ikan berperan dalam menjaga dan membangun jaringan tubuh.
Santan serta bumbu rempah turut menyumbang vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan.
Alasan Laksan Cocok Jadi Menu Berbuka













