TUJUAN SATU.COM – Berbuka puasa selalu identik dengan hidangan lezat yang mampu mengembalikan energi setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Salah satu menu tradisional yang kerap hadir di meja makan saat waktu berbuka adalah laksan khas Palembang.
Hidangan berbahan dasar adonan tepung ini disajikan dengan kuah santan ikan yang gurih, menghadirkan cita rasa kaya dan tekstur yang lembut.
Laksan sekilas mirip pempek lenjer, namun diolah dan disajikan dengan cara berbeda.
BACA JUGA: Berikut 5 Jenis Rempah-Rempah yang Memiliki Banyak Khasiat
BACA JUGA: Tak Sekadar Takjil! 6 Menu Buka Puasa Lezat Ini Dijamin Bikin Kenyang dan Puas
Potongan laksan disiram kuah santan kental berbumbu rempah, menghasilkan sensasi rasa gurih yang sangat pas dinikmati saat berbuka puasa.
Jejak Sejarah Laksan dalam Kuliner Palembang
Laksan telah dikenal sejak lama sebagai bagian dari kekayaan kuliner Palembang.
Hidangan ini dipercaya berkembang sejak abad ke-19, ketika Palembang menjadi pusat perdagangan dan persinggahan pedagang dari berbagai daerah.
BACA JUGA: Masak Sahur dan Buka Puasa Tak Perlu Lama, 4 Produk Ini Bikin Dapur Auto ‘Sat Set’
BACA JUGA: Banyak yang Anjurkan Madu saat Buka Puasa, Ternyata Ini Alasannya
Awalnya, laksan dibuat sebagai makanan praktis dan mengenyangkan bagi para pelaut dan pedagang yang singgah, sebelum akhirnya menjadi sajian khas masyarakat setempat.
Bahan-Bahan Utama Laksan
Untuk menghadirkan seporsi laksan yang lezat, bahan-bahan yang digunakan tergolong sederhana dan mudah ditemukan, antara lain:













