KI mencatatkan pertumbuhan terbesar dengan 13,4% yoy menjadi Rp2.127,6 triliun.
Sementara, KK tercatat sebesar Rp2.208,5 triliun atau tumbuh sebesar 9,4% yoy.
BACA JUGA: Survei Bank Indonesia, Kenaikan Harga Properti Residensial Melambat
Tim Riset Ekonomi Bank Mandiri memperkirakan pertumbuhan kredit nasional akan tumbuh sebesar 10,47% yoy pada 2025.
Pertumbuhan yang tetap kuat ini didukung oleh tren penurunan suku bunga yang dapat menjadi katalis utama dalam mendorong pertumbuhan kredit dan memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini.
Namun, terdapat tantangan di sektor perbankan berupa pengetatan likuiditas, sehingga penyaluran kredit perlu dikelola secara cermat dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi, baik dari domestik maupun global.
Dengan demikian, risiko dapat dikelola secara optimal dan stabilitas sistem keuangan di Indonesia dapat terjaga.







