JAKARTA, TUJUAN.SATU.COM – Uang Beredar (M2) tumbuh lebih tinggi pada Januari 2025.
Uang Beredar (M2) tercatat senilai Rp9.232,8 triliun, atau tumbuh 5,9 persen yoy pada Januari 2025.
Demikian terungkap dalam Daily Economic and Market Review yang dirilis di laman Website Bank Mandiri, 25 Februari 2025.
Pertumbuhan ini lebih tinggi dari Desember 2024, yakni sebesar 4,8 persen yoy.
BACA JUGA: Daily Economic Review: Indonesia Catat Deflasi Secara Bulanan pada Januari 2025
BACA JUGA: Daily Economic Review: Utang Luar Negeri Indonesia Tetap Terjaga
Perkembangan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2), didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) dan uang kuasi.
Pada Januari 2025, M1 tumbuh 7,2 persen yoy menjadi Rp5.115,0 triliun dengan pangsa 55,8 persen dari M2.
Pertumbuhan uang beredar (M2) pada Januari 2025, dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan aktiva luar negeri bersih.
Bank Indonesia mencatatkan penyaluran kredit yang tumbuh sebesar 9,6 persen yoy, menjadi Rp7.684,3 triliun pada Januari 2025.
BACA JUGA: Daily Economic Review: APBN Defisit -0,34 Persen Per 1H24
BACA JUGA: Survei Bank Indonesia, Kenaikan Harga Properti Residensial Melambat
Sementara itu, aktiva luar negeri bersih tumbuh sebesar 2,4 persen yoy menjadi Rp2.038,5 triliun.
Pertumbuhan kredit perbankan tetap kuat pada Januari 2025.













